RSS

Arsip Penulis: islamudin69

Tentang islamudin69

Nama lengkap saya Amir Islamudin, punya satu istri dan dikarunia enam orang anak laki-laki. Saya hanyalah manusia biasa dengan berbagai keterbatasan, kemampuan, dan potensi yang diberikan Alloh SWT,ingin berusaha semaksimal mungkin untuk mensyukuri berbagai nikmat yang ada untuk meraih keridloan Dzat yang telah menciptakan, memberi rizki, melindungi, memberikan hidayah, dan menolong kami sekeluarga, melalui aktifitas ibadah dan berbuat yang terbaik yang bisa memberi manfaat kepada orang lain. Blog ini hanyalah sarana saya untuk belajar dan belajar

Wisata Lubang Buaya, Morela, Maluku Tengah

Kalau mendengar kata Lubang Buaya, mungkin pikiran kita akan berselancar ke arah monumen Lubang Buaya di daerah Pondok gede, Jakarta, yang merupakan mounumen peringatan para korban kekejaman G30SPKI yang membuang korabnyya di sumur Lubang Buaya…..
Ternyata Lubang Buaya juga ada di wilayah Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, yag merupakan tempat destinasi wisata yang cukup bagus, karena lautnya indah(terumbu karang yang indah dan jenis ikan yang berwarna warni), sehingga membuat betah untuk aktivitas snorkling….
Jaraknya dari Kota Ambon sekitar 35 km, dengan waktu tempuh menggunakan kendaraan pribadi roda dua atau roda empat sekitar 1 jam….
Kondisi jalan menuju lokasi wisata cukup bagus, berkelok kelok, naik turun dengan pemandangan dalam perjalanan cukup tidak membuat bosan, karena dikanan kiri bisa menikmati hutan, pohon sagu, kebun masyarakat dan kampung penduduk asli Muluku serta melewati jembatan kayu yang hanya bisa dilewati satu mobil saja….
Untuk melakukan snorkling, bagi wisatawan yang tidak membawa peralatan snorkling sendiri dan pelampung, dilokasi wisata juga tersedia peralatan untuk disewa, kacamata untuk snorkling 25rb dan pelampung 15rb…
Untuk menuju lokasi snorkling, bagi yang tidak berani renang melalui laut dalam(seperti saya sendiri.. hehehe), bisa naik perahu kayu/sampan dengan tarip perorang 10rb….
Tempat wisata lubang buaya merupakan tempat wisata yg dikelola secara perorangan, karena status tanahnya milik pribadi atau tanah adat yang tidak mudah untuk dikelola pemerintah daerah…
Karena tidak dikelola oleh pemerintah daerah, maka uang masuk tidak menjadi sumber PAD Kabupaten Maluku Tengah, hal itu terlihat tidak adanya struk tiket masuk yang ada ada stampelnya Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah….
Uang masuk lokasi wisata cukup murah, hanya Rp. 2000,-….
Karena lokasi wisata dibawah bukit dan di tepi jalan, kekurangannya untuk tempat parkir kendaraan agak susah, apalagi kalau jumlah pengunjung banyak, karena lokasinya pas tikungan, sehingga parkir kendaraan mengandalkan bahu bahu jalan
Fasiltas lokasi ada beberapa saung saung tempat berteduh dan istirahat serta menaruh barang2 yang disewakan…
Di lokasi wisata juga terdapat pohon tinggi yang letaknya pinggir pantai yang dibawahnya merupakan laut dalam(terlihat warna airnya sangat biru) yang biasanya dimanfaatkan untuk loncat ke laut, anak anak asli maluku yg memang hidupnya dari pantai, suka loncat dan tidak ada rasa takut, karena memang mereka pandai pandai berenang….
Karena lokasi wisata dibawah bukit dan di tepi jalan, kekurangannya untuk tempat parkir kendaraan agak susah, apalagi kalau jumlah pengunjung banyak, karena lokasinya pas tikungan, sehingga parkir kendaraan mengandalkan bahu bahu jalan….
Selamat berwisata di pantai indah di Maluku untuk menikmati ciptaan Alloh SWT agar semakin bersyukur dan taat kepada Nya
Allah SWT berfirman:
إِنَّ فِى خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلٰفِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَءَايٰتٍ لِّأُولِى الْأَلْبٰبِ
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 190)

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Agustus 2017 in Journey

 

10 Wasiat Asy-syahid Hasan Al-banna

  1. Bangunlah segera untuk melaksanakan sholat apabila mendengar adzan, walau bagaimanapun keadaannya
  2. Baca, telaah, dan dengarkan Al-qurán atau dzikirlah kepada Alloh dan janganlah engkau menghamburkan waktumu dalam masalah yang tidak ada manfaatnya
  3. Bersungguh-sungguhlah untuk bisa berbicara dalam bahasa arab dengan fasih
  4. Jangan memperbanyak perdebatan dalam berbagai bidang pembicaraan, sebab hal ini semata-mata tidak akan mendatangkan kebaikan
  5. Jangan banyak tertawa,sebab hati yang selalu berkomunikasi dengan Alloh SWT(dzikir) adaah tenang dan tentram
  6. Jangan banyak bergurau, karena umat yang berjihad tidak berbuat kecuali dengan bersungguh-sungguh dan terus menerus
  7. Jangan mengeraskan suara di atas suara yang diperlukan pendengar, karena hal ini akan mengganggu dan menyakiti
  8. Jauhilah dari membicarakan kejelekan orang lain atau melukainya dalam bentuk apapun dan janganlah berbicara kecuali yang baik
  9. Bertaáruflah denan sudaramu yang kalian temui, walaupun dia tidak meminta,sebab prinsip dakwah kita adalah cinta dan taáwun
  10. Pekerjaan rumah kita sebenarnya lebih bertumpuk dari waktu yang tersedia, maka tolonglah selainmu untuk memanfaatkan waktunya sesuai keperluan, maka sederhanakanlah dan percepatlah untuk menyelesaikan.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Maret 2017 in Pesan Hikmah

 

Menuju Hidup Sukses Sesuai Alqurán (23:1, 10-11)

Kesuksesan hakiki seorang manusia itu sesungguhnya, jika dalam akhir hidupnya setelah didunia mampu mati sebagai khusnus khotimah atau syahid di Jalan Alloh SWT sehingga di akherat hidup penuh kesenangan dan kebahagian di Syurga Alloh SWT, Firdaus.
Al-qurán sebagai Firman Alloh SWT memberikan cara menuju kesuksesan akherat, saat seorang hamba menjalani hidup di dunia.
Cara menuju kesuksesan akherat tersebut, juga bisa menjadi inspirasi seorang hamba, ketika ingin menggapai keberuntungan/kesuksesen di dunia juga, sehingga meraih kebahagian di dunia dan di akherat, sebagaimana doa yang sering dilantunkan “Robbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah waqinaa ádzaabannar”(2:201)

1. Orang –orang yang khusyu’’ dalam sholat(23:2)
Inspirasinya; selalu fokus dan serius dalam melakukan pekerjaan sesuai dengan rencana dan tujuan yang ingin dicapai
2. Orang – orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak berguna(23:3)
Inspirasinya;tidak menyia nyiakan waktu dan selalu mengisi waktunya untuk aktivitas kagiatan yang produktif dan bermanfaat, baik bagi dirinya maupun untuk orang lain
3. Orang –orang yang menunaikan zakat(23:4)
Inspirasinya; mempunyai kepedulian sosial yang tinggi dan tidak mementingkan diri sendiri
4. Orang – orang yang memelihara kemaluannya, kecuali kepada istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki(23:5-6)
Inspirasinya; selalu menjaga keutuhan rumah tangganya untuk menggapai sakinah, mawadah wa rahmah dengan tidak menodai dan menyakitinya
5. Orang-orang yang tidak melampaui batas(23:7)
Inspirasinya; selalu menjaga kesucian dirinya dari perbuatan maksiat(zina dan segala macamnya) yang dilarang agama dan dibenci oleh lingkungan masyarakatnya
6. Orang yang memelihara amanat (23:8)
Inspirasinya; selalu menjaga integritas dalam segala aktivitas yang dilakukan dan bertanggungjawab untuk menyelesaikan dengan tuntas terhadap segala yang diamanatkan kepadanya
7. Orang-orang yang menepati janji(23:8)
Inspirasinya; tidak berkhianat terhadap janji janji yang diberikan dan berusaha semaksimal mungkin untuk menepatinya
8. Orang-orang yang memelihara sholatnya(23:9)
Inspirasinya; konsisten dan terus menerus untuk berbuat kebaikan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Maret 2017 in Pesan Pesan Alqurán

 

Hamba Hamba Alloh Yang Maha Pengasih

‘IBADURRAHMAN
(HAMBA HAMBA TUHAN YANG MAHA PENGASIH)
Al-Furqon(25) ayat 63 – 76

Hamba hamba Tuhan yang Maha Pengasih akan memperoleh tempat yang tinggi(syurga Alloh SWT) apabila dengan kesabarannnya memiliki sifat sifat seperti ini:
1.Berjalan dimuka bumi dengan rendah hati
2.Jika orang orang bodoh menghina saat berjalan dimuka bumi, mengucapkan salam
3.Menghabiskan waktu malamnya untuk beribadah kepada Alloh dengan bersujud dan berdiri
4.Berdoá agar dijauhkan dari azab jahanam
5.Menginfaqkan hartanya secara wajar(tidak berlebihan dan tidak pula kikir)
6.Tidak mempersekutukan Alloh SWT dengan sembahan lainnya
7.Tidak membunuh yang diharamkan Alloh SWT kecuali dengan alasan yang benar
8.Tidak melakukan perbuatan zina
9.Tidak berbuat maksiat karena takut azab berlipat ganda dan dihinakan pada hari kiamat
10.Selalu bertaubat, beriman dan beramal kebaikan
11.Tidak memberikan kesaksian palsu
12.Menjaga kehormatan dirinya dengan tidak bersama orang orang yang mengerjakan perbuatan yang tidak berguna
13.Selalu mendengar dan melihat terhadap peringatan yang diberikan oleh ayat ayat Alloh
14.Memohon dan berharap kepada Robbnya agar dianugerahkan pasangan dan keturunan yang menjadi penyenang hati
15.Memohon kepada Robbnya agar menjadikan diri dan keluarganya sebagai pemimpin bagi orang orang bertaqwa

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Februari 2017 in Pesan Pesan Alqurán

 

Tujuh Kelompok Yang Mendapat naungan Alloh SWT dihari Kiamat

وَ عَنْ أبِي هُرَ يْرَةَ رَ ضِيَي االلهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَالَ : سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ الله فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ِظلَّ ِإلاَّ ِظلَّهُ : ِإمَامٌُ عَا ِدلٌ، وَشَا بٌّ نَشَأ ِفي عِبَا دَةِ اللهِ تعلى، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي المَسَاجِدِ، وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللهِ، اِجْتَمَعَا عَلَيْهِ، وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ اِمْرَأةٌ ذَاتُ مَنْصَبٍ وَ جَمَالٍ، فَقَاَلَ:إِنِّي َأخَافُ اللهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَهٍ، فَأخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ (متفق عليه)

Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi saw, beliau bersabda: “ Ada tujuh kelompok yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan-Nya yaitu: Pemimpin yang adil, remaja yang senantiasa beribadah kepada Allah ta’alaa, seseorang yang senantiasa hatinya dipertautkan dengan masjid, dua orang yang saling cinta mencintai karena Allah dimana keduanya berkumpul dan berpisah karena-Nya, seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh wanita bangsawan lagi rupawan, lalu menjawab: “sesungguhnya saya takut kepada Allah”, seseorang yang mengeluarkan shadakah kemudian ia merahasiakannya sampai-sampai tangan kiri tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya, dan seseorang yang berdzikir kepada Allah di tempat yang sunyi kemudian kedua matanya meneteskan air mata”. (HR.Bukhari dan Muslim).

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 11 Oktober 2016 in Hadits Hadits Pilihan

 

Tiga Amalan yang Paling afdlol

سَأَلْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ « الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا » . قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ « ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ » . قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ « الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ »

(Aku — Abdullah bin Mas’ud — bertanya kepada Nabi (Muhammad) s.a.w.: Perbuatan apa yang paling dicintai oleh Allah? Beliau pun menjawab: “Shalat tepat pada waktunya”. Ketika ditanyakan lagi tentang persoalan yang sama, beliau pun menjawab: “Berbuat baik kepada kedua orang-tua”. Dan ketika dilajutkan lagi pertanyaannya dalam masalah yang sama, beliau pun menjawab: “Jihad di jalan Allah”.)(HR. Bukhori)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 11 Oktober 2016 in Hadits Hadits Pilihan

 

Wasiat Khalifah Abu Bakar Ash-shidiq kepada panglima perang Yazid bin Abu Sufyan yang akan dikirim ke Syam dengan sasaran Damaskus

1.Sesungghnya aku mengangkatmu untuk menguji dan mencobamu, aku ingin mengetahui kapasitasmu, bila kamu menunaikannya dengan baik, maka tugas itu akan tetap di tanganmu, bahkan aku akan tambahkan untukmu, namun bila sebaliknya , maka aku akan menariknya dari tanganmu;
2.Bertakwalah kepada Alloh SWT, karena sesungguhnya Dia melihat apa yang tersembunyi darimu sebagaimana Dia melihat apa yang nampak darimu. Sesungguhnya yang paling berhak mendapatkan pertolongan Alloh SWT adalah orang yang paling patuh kepada-Nya, sedangkan orang yang paling dekat kepada Alloh SWT adalah yang paling rajin mendekatkan dirikepada-NYa dengan amal baiknya;
3.Jauhilah fanatisme jahiliyah, karena Alloh SWT membencinya dan membenci pengusungnya;
4.Bila kamu bersama pasukanmu, maka perlakukanlah mereka dengan baik dan membiasakan mereka dengan kebaikan. Bila menasehati mereka, persingkatlah, karena perkataan yang panjang, sebagian darinya melupakan sebagian yang lain. Perhatikan dirimu, niscaya orang2 akan mengikuti kebaikanmu;
5.Dirikan sholat pada waktunya dengan menyempurnakan rukuk dan sujud serta khusyu’ di dalamnya;
6.Bila utusan musuh datang kepadamu, maka muliakanlah mereka, namun persingkatlah keberadaan mereka diantara kalian, sehingga mereka meninggalkan kalian dengan tetap tidak mengetahui kekuatan kalian;
7.Simpanlah rahasia kalian dengan baik, karena bila tidak, maka mereka akan melihat kelemahan kalian dan mengetahui apa yang engkau ketahui dari kelemahan mereka. Dudukkanlah mereka dibagian yang paling kuat dari pasukanmu, cegah orang-orangmu agar tidak berbicara dengan mereka, sebab yang paling patut berbicara dengan mereka adalah kamu sendiri. Jangan menjadikan rahasiamu sebagai urusan yang terang-terangan, karena urusanmu bisa menjadi tumpang tindih;
8.Bila kamu bermusyawarah, maka berbicaralah dengan jujur, niscaya musyawarah akan menghasilkan kebenaran, jangan menyimpan pendapatmu di depan pemberi pendapat, karena kelemahanmu akan terlihat;
9.Berbincanglah di waktu malam dengan rekan-rekanmu, niscaya kamu akan mendapatkan berita-berita dan bisa membuka rahasia-rahasia;
10.Perbanyaklah penjagaan dan sebarkanlah mereka di markas bala tentaramu, perbanyaklah inspeksi mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya darimu kepada mereka. Siapa yang lalai dari bala tentaramu dalam menunaikan tugas penjagaan, maka didiklah dengan baik, hukumlah tanpa berlebihlebihan. Buatlah giliran jaga malam di antara mereka, tetapkan masa yang lebih panjang untuk giliran jaga yang pertama, karena ia lebih ringan sebab ia lebih dekat dengan siang;
11.Jangan segan menghukum orang yang berhak dihukum, tetapi jangan melakukannya terus menerus dan jangan tergesa-gesa, jangan mencari-cari alasan untuk tidak menetapkan hukuman;
12.Jangan melalaikan pasukanmu sehingga kamu merusaknya, jangan memata-matai mereka karena kamu akan mempermalukan mereka;
13.Jangan membeberkan rahasia manusia, cukuplah bagi dirimu dengan apa yang nampak dari mereka;
14.Jangan bergaul dengan orang-orang yang suka iseng, sebaliknya bergaulah dengan orang-orang yang jujur dan setia;
15.Hadapilah medan perang dengan hati yang teguh, jangan gentar karena pasukanmu akan ikut-ikutan gentar;
16.Jauhilah mengelapkan harta rampasan perang, karena ia mendekatkan kepada kemiskinan dan menjauhkan kemenangan. Kalian akan melihat orang-orang yang berdiam diri ditempat-tempat ibadah mereka, maka biarkalah mereka dan urusan mereka.
(Disarikan dari buku Muawiyah bin Abu Sufyan, DR. Ali Muhammad Ash-shallabi hlm 23-25)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Mei 2014 in Kisah Keteladanan

 

Tag: , , , ,