RSS

Arsip Bulanan: Mei 2012

Mahalnya Kuliah di Universitas Negeri….

Tahun ajaran baru 2012 telah mulai,

Orang tua sudah sibuk mencarikan sekolah buat anak-anaknya tercinta,

Mulai mendaftar PAUD/Play Group, SD/MI. SMP/MTS, SMA/SMK/MAN,

Orang tua tidak dipusingkan dengan mencari sekolah saja, tetapi juga mempersiapkan biaya sekolah yang cukup besar, baca selanjutnya…

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 Mei 2012 in Curhat

 

Tag: , ,

Makna Jihad

Pemahaman jihad dalam islam menurut  Imam syahid Hasan Al-banna diantaranya sebagai berikut:

1. Adanya perasaan yang hidup dan kuat, yang meluapkan kecintaan pada kejayaan dan kemuliaan islam, yang membisikkan kerinduan pada kekuasaan dan kekuatan islam, yang menangis karena sedih atas nasib kaum muslimin yang lemah dan hina, dan yang menyalakan derita atas keadaan yang tidak diridlai oleh Alloh SWT, Muhammad SAW, jiwa yang muslim, serta hati yang mukmin. baca selanjutnya…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Mei 2012 in Pemikiran Hasan Al-banna

 

Tag: , ,

Kedudukan sholat menurut hasan al-banna

Hasan Al-banna memberikan pemahaman tentang kedudukan sholat dalam islam bagaikan kedudukan kepala pada jasad, yaitu:

1. Sholat adalah tiang, pilar, rukun, syi’ar, tampilan islam yang abadi dan tandanya yang kekal.

2. Sholat adalah penyejuk pandangan mata, pelega nurani, penentram jiwa, penghiasa hati, penghubung antara hamba dengan Tuhan, dan tangga yang dinaiki ruh orang-orang yang mencintai Alloh SWT menuju puncak ketinggian, sehingga menikmati kelezatn di kebun kesucian, serta menghimpun berbagai unsur kebahagian dari dua alam;alam ghoib dan alam nyata.

3. Sholat adalah cahaya yang menerobos ke dalam jiwa orang yang sungguh melaksanakannya dan kelezatan bagi orang yang mereguk madunya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 Mei 2012 in Pemikiran Hasan Al-banna

 

Tag: ,

Sosok seorang kader

Hasan Al-banna mendefinisikan kader umat adalah rahasia kehidupan umat dan motor penggerak kebangkitannya. Sejarah seluruh umat adalah sejarah para kadernya yang cerdik,memiliki kekuatan jiwa, dan kebulatan tekad. kuat atau lemahnya umat diukur dengan tingkat kesuburannya melahirkan kader-kader yang memenuhi syarat kesatria yang benar. Saya yakin dn sejarah membuktikannya bahwa satu orang kader dapat membangun umat jika kesatrianya benar, juga mampu menghancurkan umat jika sifat kesatriannya di arahkan pada aspek penghancuran, bukan pembangunan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 Mei 2012 in Pemikiran Hasan Al-banna

 

Tag: , ,

Tarbiyah yang benar

Hasan Al-banna mendefinisikan tarbiyah yang benar adalah mentarbiyah umat pada mentalitas mulia, moral yang terpuji,serta membangunkan perasaan yang menggiring umat untuk mempertahankan kemuliaan, bersungguh-sungguh mengembalian kejayaannya, dan menanggung segala kelelahan dalam mencapai tujuan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 Mei 2012 in Pemikiran Hasan Al-banna

 

Tag: ,

Kontrak Sosial Abubakar ra dengan rakyatnya

Ketika Abu bakar ra menjadi khalifah, ia naik ke atas mimbar seraya berkata; “ Wahai sekalian manusia, aku dulu bekerja untuk keluargaku, akulah yang menghasilkan makan buat mereka, namun kini aku bekerja untuk kalian, maka bayarlah aku dari Baitul Maal kalian

Dengan ungkapan ini Abu Bakar telah memberikan penafsiran paling baik dan paling adil terhadap kontrak sosial antara pemerintah dan rakyatnya, beliau telah meletakkan dasar-dasarnya, bahwa kontrak antara rakyat dengan pemerintah adalah sama-sama terikat untuk memelihara kepentingan bersama(MR)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 Mei 2012 in Kisah Keteladanan

 

Tag: ,

Tanda-tanda orang berakhlaq mulia

Yusuf bin Asbath seorang tabi-tabiin ahli zuhud murid dari Sofyan Ats-tsauri mengatakan, akhlak mulia terangkum dalam 10 hal berikut ini:

1)    Tidak memperuncing perbedaan pendapat/tidak suka berselisih faham

2)    Bersikap adil/berlaku objektif

3)    Menjauhkan diri dari keramaian yang tidak berfaedah/Tidak mencari2 kesalahan orang

4)    Memperbaiki apa yang tampak tidak baik.

5)    Tidak sungkan untuk meminta maaf.

6)    Tabah menghadapi segala kepedihan dan kesulitan.

7)    Jika menghadapi kegagalan, tidak menyalahkan orang lain, tetapi justru mengintrospeksi diri sendiri.

8)    Mencari-cari kekurangan diri sendiri, bukan kekurangn orang lain.

9)    Murah senyum kepada semua orang/berwajah berseri

10)  Bertutur kata santun kepada semua orang.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 12 Mei 2012 in Pesan Hikmah

 

Tag: , ,