RSS

Keutamaan Baitul maqdis dan Al-aqsha

06 Feb

Bagi umat islam, baitul maqdis dan al-aqsha tidak hanya menjadi bukti sejarah terhadap dakwah dan perjuangan para Nabi dan generasi pelanjutnya, tetapi juga menjadi symbol harga diri dan kemulian umat islam, karena memiliki kedudukan istimewa dan beberapa keutamaan yang Alloh SWT berikan, diantaranya:

1. Sebagai Kiblat pertama umat islam

Al-Barra bin ‘Azib pernah bercerita:” Dulu kami shalat bersama Rasululloh Saw.Selama enam belas bulan atau tujuh  belas bulan menghadap ke Baitul Maqdis. Lalu setelah itu(shalat) beralih menghadap ka’bah” (HR.Bukhari dan Muslim)

2. Sebagai bumi  Isra’ dan Mi’raj

“Maha Suci Alloh, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-masjidil haram ke Al-masjidil agsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami.Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui” (Al-Isra:1)

Peristiwa isro’ dan mi’roj terjadi pada tahun 621 M

3.  Sebagai masjid Tertua kedua di Muka Bumi

Masjidil Aqsho dibangun oleh Nabi Adam ‘alaihissalam.

Abi Dzar r.a menyampaikan:” Saya pernah bertanya kepada Rasulullah Saw, tentang masjid yang pertama kali dibangun di muka bumi. Beliau berkata:” Masjidil haram’ lalu masjid mana lagi? Jawab beliau:’Masjidil Aqsha” saya bertanya lagi, berapa jarak(pembangunan) antara keduannya? Jawab beliau:”Empat puluh tahun. Kemudian setelah itu semua tempat di muka bumi ini bisa dijadikan masjid.Dimana saja tiba waktu sholat kepadamu.maka shalatlah”(HR.Bukhari, Muslim dan Nasai)

4. Sebagai Tempat dilipatgandakan Pahala Ibadah

Rasulullloh Saw bersabda: “Shalat di masjidil haram(dilipatgandakan pahalanya) hingga seratus kali lipat, sementara(shalat) dimasjidku ini(masjid Nabawi) dilipatgandakan seribu kali lipat, dan (shalat) di Masjidil Aqsha dilipatgandakan limaratus kali lipat”(HR.At-Thabrani dan Al-bazzar)

5. Sebagai tempat yang direkomendasikan Rasululloh untuk di ziarahi

Rasululloh saw bersabda:’Tidak dianjurkan melakukan perjalanan kecuali menuju ketiga masjid:Masjidil Haram, Masjidku ini(Masjid Nabawi) dan Masjidil Aqsha”

6. Sebagai tempat umat islam yang istiqomah

Abu Umamah al-Bahili ra.berkata:Rasululloh saw. Bersabda:’Senantiasa aka nada sekelompok orang dari ummatku yang memperjuangkan kebenaran dan memerangi musuh mereka. Mereka tidak peduli dengan orang-orang yang tidak sejalan dengan mereka, hingga ketentuan Alloh tiba dan mereka akan tetap teguh” Para sahabat bertanya:’Wahai Rasululloh, dimanakah mereka itu?” beliau menjawab:”mereka berada di Baitul Maqdis dan disekitar Baitul maqdis”.

Atas dasar kesucian dan kedudukan yang mulia ini, kaum muslimin beranggapan bahwa baitul Maqdis merupakan kawasan yang sangat agung, tempat yang penuh berkah dan lokasi yang sangat sacral dan mulia. Sehingga mereka sangat dianjurkan melakukan perjalanan ke sana, melakukan ihram untuk haji dan umrah dari sana, dan mengunjunginya hanya untuk melakukan shalat dan memperoleh oahala yang berlipat ganda di sana dan memeliharanya sesuai dengan petunjuk agama yang mulia. Para shahabat yang pernah melakukan ihram untuk haji dan umrah dari Masjidil Aqsha adalah Umar bin Khattab ra, Said bin Zaid ra, Sa’ad bin Abu Waqqash ra, Abdullah bin Umar, Abdullah bin Abbas, dan Mahmud bin Rabi’ al-anshari al-Khazraji(Sumber KNRP Media)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Februari 2012 in Artikel Islam

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: