RSS

Islam Mengantisipasi Kejahatan Seksual

02 Feb

Pemerkosaan ataupun pelecehan seksual di angkot menjadi trend pelaku kejahatan sek di Jakarta, setidaknya udah hampir 3 kali kejadian selama tahun 2011 ini, yang terkahir terjadi di Angkot M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi, dimana selain diperkosa juga diambil barang-barangnya, kejadian sekitar jam 04.00 pagi, kejadian 2 bulan sebelumnya sekitar bualan september kejadian serupa juga terjadi  di angkot D-2 jurusan Lebak bulus – Pondok Labu  sekitar pukul 00.000 dan selain diperkosa juga diambil barangnya.Bahkan kejadian pada ankot M24 jurusan  Srengseng-Slipi, tetapi kali ini kejadiannya bukan pada malam hari tetapi pada siang hari, sungguh berani…korbannya seorang mahasiswi Universitas Bina Nusantara, tidak hanya diperkosa dan diambil barangnya tetapi dibunuh juga dan mayatnya dibuang..sadis memang.
Dari beberapa kejadian tersebut banyak komentar dan tanggapan yang muncul, ada yang menyalahkan wanita karena berpakaian minim mengundang laki-laki berbuat jahat, bahkan Gubernur DKI Bang Foke juga melontarkan statemen tentang pakaian wanita, yang akhirnya di demo oleh para wanita-wanita yang suka pakaian minim dengan berpose menantang di Bundaran HI, luar biasa…, mereka(para wanita) tidak mau disalahkan dengan gaya pakaian minim seperti itu, menurutnya kejahatan seksual bukan disebabkan karena pakaian yang mereka kenakan, karena itu merupakan hak asasi perempuan yang suka berpakaian seperti itu, justru laki-laki yang selalu berpikiran punya porno dan jahat, ada pula yang menyalahkan pemerintah/aparat yang kurang melindungi/memberi rasa aman bagi warganya, ada juga yang menyalahkan pemerkosanya yang dasarnya penjahat….itu maah jelas.

Sesungguhnya mengambil pelajaran dari peristiwa diatas, kalau kita coba buka dan renungkan ajaran islam, maka sungguh luarbiasa dalam membentuk pribadi yang baik dan luar biasa yang dapat membentenginya dari segala macam kejahatan, hanya saja banyak orang, bahkan orang islam sendiri tidak suka terhadap apa yang diperintahkan oleh Dzat Yang mencipta, memberi rizki dan melindungi manusia serta yang telah dicontohkan oleh baginda Rasululloh Saw. padahal apa yang ada dalam ajaran islam yang berkaitan dengan perilaku manusia itu sifatnya universal, pada dasarnya semua orang menginginkan kebaikan.

1. Islam memerintahkan menutup aurat bagi wanita-wanita muslim

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاء الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَّحِيماً ﴿٥٩

Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang(QS: 33:59)

Nabi Muhammad bersabda:

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

Dua jenis (manusia) di antara penduduk neraka, sekarang aku belum melihat mereka: Sekelompok laki-laki yang membawa cemeti-cemeti, seperti ekor-ekor sapi, mereka memukul manusia dengannya. Wanita-wanita yang berpakaian, (tetapi) mereka telanjang. Mereka menjauhkan orang lain (dari kebenaran), mereka (sendiri juga) menjauhi (kebenaran). Kepala mereka seperti punuk onta yang miring. Para wanita ini tidak akan masuk sorga dan tidak akan mendapatkan bau sorga. Padahal baunya akan didapati dari jarak yang sangat jauh. (HR. Muslim, no: 2128)

Hadis riwayat Aisyah RA, bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasululloh SAW dengan pakaian yang tipis, lantas Rasululloh SAW berpaling darinya dan berkata:“Hai Asma, seseungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil baligh) maka tak ada yang layak terlihat kecuali ini,” sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan. (HR. Abu Daud dan Baihaqi).

Wanita memang diciptakan Alloh SWT dalam bentuk tubuh yang luar biasa, semuanya mulai dari ujung rambut sampai ujung kakinya semua indah dipandang dan memenarik bagi laki-laki, dan juga sudah menjadi fitrah bagi wanita untuk suka berhias,berpakaian yang menarik dan menampakkan keindahan dan kecantikan yang dimilikinya kepada orang lain. Oleh karenanya Alloh Swt memberikan rambu-rambu pembatas kepada wanita agar tidak menjadi pandangan liar laki-laki yang akhirnya tumbuh niat berbuat jahat kepadanya. Dan Alloh SWT memberikan rambu-rambu itu bukan untuk merendahkan wanita tetapi untuk memuliakan dan mengangkat derajatnya.

2. Islam memerintahkan untuk menahan pandangan

 وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاء بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاء بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُوْلِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاء وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعاً أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ﴿٣١

 Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung(QS:24:31).

Pesan Rasulullah kepada Ali R.A: “Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun yang berikutnya tidak boleh.” (Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tarmizi)

Daya tarik terhadap lawan jenis juga merupakan fitrah yang diberikan Alloh SWT kepada manusia, sebagaimana juga daya tarik kepada benda-benda lain yang mempunyai nilai, sebagaimana firman-Nya:

 زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاء وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللّهُ عِندَهُ حُسْنُ الْمَآبِ ﴿١٤

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)(QS:3:14)

Namun pandangan yang dibiarkan berkeliaran penuh nafsu syahwat, justru akan membawa manusia pada dosa dan maksiat yang akhirnya merugikan bagi dirinya.

3.Dilarang mendekati zina 

وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً ﴿٣٢

 Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk(QS:17:32)

Perbuatan zina dalam terminologi islam adalah pria dan wanita yang melakukan hubungan seperti suami istri tetapi tanpa ikatan pernikahan, baik dilakukan antara bujangan dengan gadis, antara bujangan/gadis dengan pria/wanita yang berstatus nikah, hal ini berbeda dengan definisi yang ada dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana, dimana yang disebut zina adalah hubungan suami istri yang dilakukan oleh pria/wanita menikah, sedang untuk para bujangan/gadis tidak termasuk zina asal dilakukan suka-sama suka dan sudah diatas umur menurut undang-undang.

Perbuatan zina dalam islam merupakan salah satu dosa besar, yang dihukum dengan cara rajam

4. Tidak boleh memasuki rumah orang lain sembarangan

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتاً غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ ﴿٢٧﴾ فَإِن لَّمْ تَجِدُوا فِيهَا أَحَداً فَلَا تَدْخُلُوهَا حَتَّى يُؤْذَنَ لَكُمْ وَإِن قِيلَ لَكُمُ ارْجِعُوا فَارْجِعُوا هُوَ أَزْكَى لَكُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ ﴿٢٨

 Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.Jika kamu tidak menemui seorangpun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: “Kembali (saja) lah”, maka hendaklah kamu kembali. Itu lebih bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS:24:27-28)

Dari Abu Musa Al-Asy’ary radhiallahu’anhu, dia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

bersabda, ‘Minta izin masuk rumah itu tiga kali, jika diizinkan untuk kamu (masuklah) dan jika tidak maka pulanglah!’” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “Jika seseorang melongok ke dalam rumahmu tanpa izinmu, lalu kau sambit dengan kerikil hingga buta matanya, tak ada dosa bagimu karenanya.” (Muttafaq ‘alaih).

5.Meminta izin ketika memasuki kamar tidur oarang tua dalm tiga waktu

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالَّذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنكُمْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ مِن قَبْلِ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُم مِّنَ الظَّهِيرَةِ وَمِن بَعْدِ صَلَاةِ الْعِشَاء ثَلَاثُ عَوْرَاتٍ لَّكُمْ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌ بَعْدَهُنَّ طَوَّافُونَ عَلَيْكُم بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ ﴿٥٨

 Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar) mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya’. (Itulah) tiga `aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana(QS:24:58)

6. Memisahkan tempat tidur antara anak laki-laki dengan anak perempuan

“Suruhlah anak-anak kalian mengerjakan shalat ketika berumur tujuh tahun.Dan pukullah mereka jika berusia sepuluh tahun (bila belum mau mengerjakan shalat).Dan pisahkanlah tempat tidur mereka (laki-laki dan perempuan).Dan apabila salah seorang dari kamu menikahkan hamba sahayanya atau karyawannya janganlah kamu melihat auratnya sedikitpun.Sungguh ,bagian tubuh dari pusar hingga lutut adalah aurat”(HR.Abu Dawud).

Perintah Alloh swt dalam ayat al-qur’an dan hadits Rasululloh saw tersebut, sesungguhnya islam mengajarkan kepada kita untuk membuat proteksi agar manusia terhindar dari perbuatan yang keji. Jika semua ini bisa dipahami secara seksama, tanpa menaruh sentimen pada agama, maka kehidupan manusia akan menjadi lebih baik, dan kejadian2 serupa akan lebih bisa diminimalisir

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 Februari 2012 in Artikel Islam

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: